Magical Khao Yai

Setelaaaaah… tujuh bulan lamanya, akhirnya bisa cuap-cuap lagi disini. So, what’s my excuse now? Hahahaha…sibuk, mak! Ternyata keputusan untuk lanjut S2 di kota yang berbeda bikin saya kewalahan. Sempet molor dari target lulus juga sih, tapi Alhamdulillah sekarang sudah selesai. Yeay! Eh tapi, belum officially sih, soalnya wisudanya belum. Baiklah, nyook lanjut…

Primo Piazza

Dari Palio Village, saya dan teman-teman lanjut ke Primo Piazza. Apa lagi sih ini? Primo Piazza ini “desa” bergaya Eropa, mirip sama Palio Village. Disini ada beberapa cafe dan restaurant. Tempat ini katanya sih salah satu landmark Khao Yai yang wajib dikunjungi. So, here we go

Jpeg
Primo Piazza, Khao Yai, Thailand
DSC00069
Pintu masuk Primo Piazza
DSC00076
Primo Piazza
DSC00077
Primo Piazza

Ada barn juga, jadi pengunjung bisa ngasih makan hewan-hewan yang ada di barn kaya Alpaca dan Donkey.

DSC00078
Primo Piazza
Jpeg
Barn in Priomo Piazza
DSC00087
Barn in Primo Piazza
IMG-20160812-WA0024
Alpaca *yang pake topi bukan yah
IMG-20160812-WA0023
Sok berani >,<
Jpeg
Jajan gelato

Ga jauh dari Primo Piazza ada restaurant, Birder Lodge namanya. Nah, di area parkirnya, ada bangunan unik kayanya berfungsi sebagai gudang deh *sotoy. Ini dia penampakannya:

Jpeg
Birder Lodge
mtf_QzKSL_237.jpg
Ga bisa banget liat tempat bagus, langsung foto deh
IMG-20160812-WA0007
Full Team

PB Valley Khao Yai Winery 

Setelah makan siang, kami menuju PB Valley Khao Yai Winery. Dari namanya udah bisa ditebak kan, itu tempat apa? Yeeeep…betul sekali. Winery itu bisa dibilang pabrik pembuatan wine. Jadi, di tempat ini ada vineyard (perkebunan anggur) yang luasnya kalau ga salah sekitar … *lupa :)). Pokoknya luas banget. Karena itu PB Valley Khao Yai Winery ini disebut sebagai “The biggest winery in Asia”. Disini pengunjung bisa ikut Vineyard dan Winery Tour yang diadakan lima kali dalam sehari, yaitu pukul 09.00 am, 10.30 am, 12.00, 01.30 pm dan 03.30 pm. Biaya untuk mengikuti tour ini adalah 300 baht per orang sudah termasuk kendaraan untuk berkeliling vineyard, tour guide, dan segelas wine atau grape juice. Kami sampai di PB Valley sekitar pukul 02.30 pm sedangkan tour yang akan diikuti baru akan mulai sejam kemudian, jadi kami bisa jalan-jalan sambal menunggu tour dimulai.

DSC00092
Area resto di PB Valley Khao Yai Winery
DSC00093
PB Valley Khao Yai Winery
DSC00096
PB Valley Khao Yai Winery
DSC00099
PB Valley Khao Yai Winery

Berikut ini foto-foto yang kami ambil ketika mengikuti Vineyard dan Winery Tour di PB Valley Khao Yai Winery.

DSC00113
Ini kendaraan yang digunakan saat mengikuti Vineyard dan Winery Tour
IMG-20160811-WA0034
Berasa naik angkot :))
DSC00103
Vineyard

DSC00155DSC00158DSC00161

DSC00108
Nah, anggurnya udah mulai merah nih (kalau masih muda warnanya hijau)
DSC00110
Cemon ngapain? hahahaha

Setelah mengelilingi vineyard yang luasnya banget banget, kami diajak melihat winery alias pabrik yang mengolah anggur-anggur tadi hingga menjadi wine.

DSC00131
Kira-kira beginilah proses pembuatan wine
DSC00119
Salah satu peralatan yang digunakan saat membuat wine
DSC00120
Di dalam winery
DSC00122
Tempat penyimpanan sari/jus anggur sebelum menjadi wine
DSC00129
Wine nya banyak banget >,<
DSC00135
Produk akhir alias wine
DSC00138
Wine
DSC00139
Red Wine
DSC00136
Ini bisa dinikmati oleh pengunjung yang telah mengikuti Vineyard & Winery Tour. Ada 2 pilihan: red wine atau grape juice

Selesai mengikuti Vineyard & Winery Tour ternyata udah sore, jadi kami langsung balik ke penginapan. Eh tapi sebelumnya sempet mampir ke Pak Chong Night Bazar untuk beli makan malam. Terus, besok ngapain? kemana aja? 😀 😀

 

Advertisements

Little Italy in Khao Yai

dsc00007
Palio Village

“Eh, ini kok ga berasa kaya di Thailand sih? Tuuh..tuuh liat tuh bangunannya kaya bangunan-bangunan di Eropa yah?” (kaya pernah ke Eropa aja -,-)

Gara-gara salah satu teman saya yang pengen banget balik ke Bangkok buat belanja #wongsugih, jadilah saya bersama 4 teman saya yang lain memutuskan untuk berangkat ke Thailand. Tapi kok ya masa ke Thailand cuman buat belanja di Bangkok aja, kaya nya kurang seru deh. Setelah browsing sana sini, nemu lah yang namanya Khao Yai. “Kok Khao Yai sih? itu daerah sebelah mana nya Thailand? Ada apaan emang disana?” Memang Khao Yai belum setenar Phuket, Chiang Mai atau Pattaya, tapi menurut saya Khao Yai bisa menjadi alternatif destinasi wisata di Thailand. Ada beberapa nilai plus untuk Khao Yai, lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Bangkok yaitu +/- 3 jam perjalanan menggunakan bis/minivan, biaya penginapan dan makan yang terjangkau, dan suasananya yang ga thailand banget.

bangkok-to-khao-yai-740x737
Map: Bangkok –> Khao Yai

How to get there?

Ada 2 pilihan transportasi yang dapat digunakan dari Bangkok ke Khao Yai, yaitu:

  1. Minivan. Jika mendarat di Don Mueang Int Airport, keluar terminal langsung bisa menaiki Bis A1 dan turun di Mochit. Dari Mochit gunakan BTS dan turun di Victory Monument Station. Lalu keluar dari station, menuju pasar yang bersebrangan dengan patung atau monumen. Nanti disitu banyak stand yang menjual tiket minivan ke berbagai tujuan, cari yang ke “Pak Chong”. Pak Chong merupakan kota terdekat dari Khao Yai. Minivan ini mirip dengan mobil travel Jkt-Bdg, cuman ga ada bagasinya :(. Jadi buat kalian yang membawa banyak tas apalagi koper yang gede, siap-siap duduk sempit-sempitan dengan si koper yah.
  2. Bis. Nah kalau mau naik Bis, naiknya dari Mochit 2 Bus Terminal. Mirip seperti kalau ingin menggunakan minivan, dari Don Mueang Int Airport naik Bis A1 dan turun di Mochit. Lalu naik bis yang ke Mochit 2 Bus Terminal. Kenapa naik bis lagi? Karena jarak dari Mochit Station ke Mochit 2 Bus Terminal itu jauuuuuuh pemirsaaah. Ohiyah, sama dengan Minivan, cari bis dengan tujuan Pak Chong.

Nah, terus saya naik yang mana? Semuanya saya cobain :D. Jadi, saya menggunakan Minivan ketika berangkat ke Pak Chong, dan menggunakan Bis saat kembali ke Bangkok.


Hari pertama tiba di Bangkok, saya langsung menuju ke Pak Chong. Dari Bangkok berangkat pukul 18.00 menggunakan Minivan dan tiba di Pak Chong pukul 20.30 dengan transit 1 kali di rest area. Setibanya di Pak Chong, saya bersama teman-teman saya dijemput oleh pihak hotel. Jarak dari pool minivan (dekat Pak Chong Night Bazaar) ke Blue Sky Villa Khao Yai Resort sekitar 20 menit. Sambil nunggu dijemput, kami sempat beli makan malam di Pak Chong Night Bazaar. Untuk review hotel, akan saya share di post selanjutnya ya.

Keesokan harinya, kami menyewa mobil dari hotel untuk jalan-jalan di Khao Yai. Tarif sewanya dari jam 10.00 – 20.00 yaitu 2200 Baht sudah termasuk supir dan bensin. Beberapa tempat yang berhasil kami kunjungi, yaitu Palio Village, Primo Piazza, Birder Lodge dan PB Valley.


Palio Village

Nama nya sih village, tapi ini bukan desa kok. Palio Village itu sebenarnya pusat perbelanjaan, tapi desain bangunan toko dan cafe bertemakan desa-desa di Eropa. Disini saya hanya numpang foto, ga belanja, ga makan, eh tapi sempet beli minuman Mulberry dan Lemon grass yang merupakan produk dari Jim Thompson Farm. Untuk masuk ke Palio Village gratis loh. Dan ternyata di dalam area Palio Village ini terdapat penginapan untuk umum yaitu Palio Inn.

dsc00004

dsc00019dsc00031dsc00034dsc00048dsc00056dsc00062dsc00043dsc00023dsc00016

Jpeg

 

Lanjut di post selanjutnya yaaa